BENGKULU UTARA, faktaclick.com– Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap., menerima kunjungan sekaligus audiensi jajaran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di ruang kerja Bupati Bengkulu Utara, Kamis (1/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas upaya pemetaan potensi daerah, khususnya terkait aset desa dan aset Kemendes PDT yang berada di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Bengkulu, atau yang dikenal dengan ADC.
Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam mengidentifikasi serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Bengkulu Utara.
Menurutnya, pemetaan potensi daerah tidak hanya berkaitan dengan pendataan aset, tetapi juga dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah pembangunan yang lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
«“Hari ini kami berdiskusi dan berkolaborasi untuk memetakan potensi daerah, khususnya lokasi aset desa dan Kementerian Desa di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Bengkulu atau yang dikenal dengan ADC ini,” ujar Bupati Arie.»
Ia menegaskan, berbagai upaya dan kolaborasi yang dilakukan pemerintah pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Tentu, tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita di masa mendatang,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Biro Keuangan yang mewakili Kemendes PDT, Drh. Fredringko Tanggu Dendo, S.K.H., M.M., menyampaikan apresiasinya atas kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan Bupati Bengkulu Utara.
Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, khususnya dalam mengoptimalkan berbagai potensi desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara.
“Alhamdulillah, hari ini bisa berdiskusi dengan Bupati Bengkulu Utara. Ternyata orangnya masih muda dan energik,” ujar Fredringko.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat diarahkan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ketahanan pangan.
“Mudah-mudahan nanti bisa sustainable. Bersama-sama ke depan melakukan kerja sama terhadap potensi-potensi di desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara, terutama dalam mendukung program prioritas pemerintah seperti MBG dan ketahanan pangan,” pungkasnya.
Kunjungan dan audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, khususnya dalam mengoptimalkan aset dan potensi desa guna mendukung pembangunan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.(Adv)










