ARGAMAKMUR, faktaclick.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara memastikan pencairan tunjangan gaji ke-13 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baik penuh waktu maupun paruh waktu, akan dilaksanakan pekan depan. Penyaluran ini sengaja dijadwalkan bertepatan menjelang masuk tahun ajaran baru, untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan dan kebutuhan keluarga aparatur .
Kebijakan ini berlandaskan dasar hukum nasional, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 dan Petunjuk Teknis dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, yang menjadi acuan seragam di seluruh daerah Indonesia . Secara rinci, Pemkab Bengkulu Utara telah menyiapkan anggaran sebesar Rp26,94 miliar, yang akan dinikmati oleh 5.686 orang penerima di lingkungan pemerintahan setempat .
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, menegaskan langkah ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kesejahteraan abdi negara. Apalagi Kabupaten Bengkulu Utara baru saja meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, tata kelola keuangan yang sehat memungkinkan hak pegawai terpenuhi tepat waktu.
“Gaji ke-13 ini sangat dinantikan dan sangat krusial. Tujuannya jelas: membantu kawan-kawan ASN menyiapkan perlengkapan sekolah anak-anak, membayar biaya pendidikan, hingga kebutuhan pokok rumah tangga lainnya. Saya sudah instruksikan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mempercepat hitungan dan administrasi, target kami paling lambat awal pekan depan sudah masuk rekening,” tegas Bupati Arie.
Plt. Kepala BKAD, Carles Jhonson, membenarkan saat ini timnya sedang melakukan verifikasi akhir data penerima dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Semua tahapan dipacu agar tidak ada penundaan, mengingat momen ini sangat berarti bagi stabilitas ekonomi keluarga aparatur.
Secara keseluruhan di Provinsi Bengkulu, total dana yang digelontorkan mencapai Rp268,94 miliar, menyasar hampir 60.000 ASN dan PPPK di berbagai kabupaten/kota. Penyaluran serentak ini sekaligus berfungsi menggerakkan roda ekonomi masyarakat luas menjelang masa pendaftaran siswa baru
Langkah ini menegaskan visi kepemimpinan Arie Septia Adinata: memastikan setiap kebijakan pemerintah bermanfaat langsung, tepat sasaran, dan dirasakan dampaknya oleh aparatur maupun warga Bengkulu Utara.(IRF)











