Bengkulu utara faktaclick.com – Seiring dengan berjangkitnya penyakit hewan menular di Provinsi Bengkulu yaitu gejala penyakit Septicamea Epizootica ( SE ) yang disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida dan penyakit jembrana yang disebabkan oleh jembrana disease virus
penyakit jembrana ini Khusus menyerang jenis sapi bali, untuk wilayah kerja UPTD Puskeswan putri hijau memiliki populasi sapi bali yang cukup banyak. Ungkap kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan melalui kabid peternakan Nofitra
“Untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran penyakit ini bidang peternakan dan kesehatan hewan bersama dokter hewan dan tim dari Puskeswan putri hijau melakukan kegiatan pengobatan ternak dan pengambilan sampel untuk dilakukan pengujian / pemeriksaan penyakit. Jenis sampel yang diambil adalah sampel darah dan swap tambahnya
Pengobatan dan pengambilan sampel ini dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2024, kemudian sampel ini dikirimkan ke Balai Veteriner Lampung untuk dilakukan pengujian penyakit hewan
Jenis penyakit yang diuji / diperiksa adalah Bouvine Viral Diarhea (BVD ) sebanyak 2 sampel, Pasteurella Multocida 15 Sampel dan Jembrana Disease Virus sebanyak 21 Sampel.
Dari hasil pemeriksaan / pengujian yang dilaksanakan pada tanggal 25 oktober 2024 dan diterbitkannya hasil pengujian pada tanggal 28 oktober 2024 oleh balai veteriner lampung 2024 di ketahui bahwa :
Untuk pengujian penyakit Bouvine Viral Diarhea (BVD ) dinyatakan negarif ( – )
Untuk pengujian Pasteurella Multocida dinyatakan negarif ( – )
Dan Untuk pengujian Jembrana Disease Virus dinyatak Positif ( + ) 5 ekor dan negarif ( – ) 16 ekor Tutup Nofitra. /ADV(IRF)










